Kemenperin: Industri Agro Tetap Tangguh, Dorong Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan

0
1777006655852-1

FYP NEWS – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menegaskan sektor industri agro nasional, khususnya makanan dan minuman, tetap mampu menjaga keberlanjutan produksi di tengah dinamika global yang memengaruhi harga bahan baku plastik.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa tekanan geopolitik global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, berpotensi mengganggu rantai pasok bahan baku kemasan. Meski demikian, industri dalam negeri dinilai masih memiliki daya tahan yang kuat.

“Dinamika global ini justru menjadi momentum untuk mendorong inovasi, terutama dalam pengembangan bahan kemasan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan kompetitif,” ujar Agus Gumiwang Kartasasmita.
Pemerintah saat ini terus mendorong diversifikasi bahan kemasan guna mengurangi ketergantungan pada plastik berbasis impor. Langkah ini juga sejalan dengan upaya memperkuat struktur industri nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar global.

Industri makanan dan minuman sebagai tulang punggung sektor agro dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah ketidakpastian global yang berdampak pada harga energi dan bahan baku.
Selain aspek ketahanan produksi, pengembangan kemasan berkelanjutan juga diarahkan untuk menjawab tuntutan pasar global yang semakin mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan efisiensi sumber daya.

Kemenperin menilai, dengan dukungan inovasi dan kebijakan yang tepat, industri agro Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berpotensi memperkuat posisinya di pasar internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *