Presiden Prabowo Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Luncurkan 166 SPPG di Tuban

0
1778979787392


FYP NEWS – Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, meluncurkan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026, sekaligus menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/05/2026).
Agenda strategis tersebut menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus dukungan terhadap program pemenuhan gizi masyarakat yang terus menjadi prioritas pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden meresmikan pembangunan 10 unit gudang ketahanan pangan Polri dengan kapasitas penyimpanan hingga 1.000 ton per gudang. Fasilitas tersebut akan tersebar di sejumlah wilayah strategis, yakni Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

Selain penguatan infrastruktur pangan, pemerintah juga meluncurkan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran SPPG diharapkan memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat secara merata.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah, TNI, dan Polri atas komitmen dalam menjaga stabilitas nasional dan mengawal berbagai program prioritas negara.

Presiden menilai sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan agenda pembangunan, terutama pada sektor pangan yang memiliki peran vital terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Presiden pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II mendapat sambutan hangat dari para petani setempat. Perwakilan kelompok tani mengaku mulai merasakan dampak berbagai kebijakan pemerintah di sektor pertanian.

Sejumlah perubahan yang dirasakan antara lain penurunan harga pupuk, meningkatnya kemudahan pelayanan, hingga membaiknya harga jual jagung yang disebut telah mencapai lebih dari Rp6.000 per kilogram.
Meski demikian, petani juga menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah, terutama terkait dukungan berkelanjutan pada sektor pertanian. Mereka berharap adanya bantuan pengeboran sumber air untuk memperkuat sistem irigasi serta penyediaan fasilitas pascapanen seperti alat pengering agar hasil panen dapat memenuhi standar Bulog dan memiliki nilai jual yang lebih maksimal.

Langkah pemerintah melalui penguatan gudang pangan, peningkatan layanan gizi, hingga dukungan terhadap sektor pertanian dinilai menjadi bagian dari strategi besar menuju kemandirian pangan nasional.


Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *