Kadin Perkuat Sinergi dengan Pemprov Jabar, Dukung Program Pro Rakyat dan Pertumbuhan Ekonomi
FYP NEWS – Upaya memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah kembali ditegaskan dalam pertemuan antara Dedi Mulyadi dengan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Jawa Barat.
Dalam agenda silaturahmi tersebut, turut hadir Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Pangan Mulyadi Jayabaya, Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi, serta sejumlah pengurus Kadin lainnya. Diskusi difokuskan pada penguatan peran dunia usaha dalam mendukung program-program pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Kadin menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya program yang menyasar penguatan ekonomi kerakyatan, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan. Selama ini, hubungan antara Kadin Jawa Barat dan pemerintah daerah dinilai berjalan harmonis dan produktif.
Kamar Dagang dan Industri Indonesia memandang Jawa Barat sebagai salah satu motor utama perekonomian nasional. Dengan basis industri yang kuat serta jumlah penduduk yang besar, provinsi ini memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Gubernur Dedi Mulyadi menyambut baik dukungan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kadin dan Pemprov Jabar sepakat untuk memperkuat kerja sama ke depan, termasuk dalam mendukung program prioritas nasional di daerah. Fokus utama diarahkan pada peningkatan daya saing ekonomi, pemberdayaan UMKM, serta percepatan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pertemuan ini menegaskan optimisme bersama bahwa kemajuan Jawa Barat akan berkontribusi signifikan terhadap kemajuan Indonesia. Dengan sinergi yang solid, target peningkatan kesejahteraan masyarakat diyakini dapat tercapai secara lebih efektif dan merata.
