FYP NEWS – Dalam sebuah momen yang menyita perhatian publik, Bupati Nias Utara menunjukkan gestur khusyuknya dengan bersujud saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, yang digelar oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Dalam forum tersebut, Bupati menegaskan keluhan mendalam tentang kemiskinan dan keterbatasan pembangunan yang masih dialami wilayahnya, yang termasuk kategori 3T – Tertinggal, Terdepan, dan Terluar.
“Kami mohon perhatian pemerintah pusat. Daerah kami selama ini tertinggal, dan masyarakat masih menghadapi keterbatasan pembangunan,” ujar Bupati Nias Utara dengan nada haru.
Rapat ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain:
Menteri Desa PDT Yandri Susanto
Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution
Bupati Nias Utara berharap pemerintah pusat memperkuat intervensi pembangunan, investasi, dan perhatian terhadap program-program strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di daerahnya. Gestur bersujud ini menjadi simbol kuat aspirasi daerah 3T yang selama ini kurang diperhatikan dalam pembangunan nasional.
Momen ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kebijakan bahwa pembangunan tidak hanya soal angka dan target, tetapi juga keadilan sosial bagi masyarakat yang berada di ujung terluar negeri.