FYP NEWS — Yudi Abrimantyo resmi mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS TNI). Langkah ini disebut sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kasus penyiraman air keras oleh oknum BAIS terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Keputusan tersebut disampaikan dalam konferensi pers oleh Aulia Dwi Nasrullah selaku Kapuspen TNI, didampingi Yusri Nuryanto (Danpuspom TNI) dan Farid Ma’ruf (Kababinkum TNI), Rabu (25/3/2025).
Tentara Nasional Indonesia menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum oleh prajurit, sekaligus melakukan pembenahan internal demi menjaga disiplin dan integritas institusi.