Komjen Purn Dharma Pongrekun Soroti TKP Pembunuhan Ermanto Usman: “Diduga Sudah Dipetakan Berhari-hari”
FYP NEWS – Perkembangan baru muncul dalam penanganan kasus pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65), seorang pensiunan yang pernah bekerja di Jakarta International Container Terminal (JICT).
Mantan pejabat tinggi Polri, Dharma Pongrekun, turut meninjau langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melihat kondisi lokasi serta kemungkinan jalur yang digunakan pelaku saat masuk ke rumah korban.
Dalam pengamatannya, Dharma menyoroti kondisi jendela rumah yang diduga menjadi akses masuk pelaku. Ia menilai tidak terdapat kerusakan signifikan pada jendela tersebut, hanya terlihat bekas gesekan pada bagian kayu.
Menurutnya, jika jendela benar-benar dibuka secara paksa, biasanya akan ditemukan tanda congkelan yang jelas pada bagian kayu atau rangka jendela.
“Kalau kerusakan itu pasti mendelep ke dalam, biasanya ada bekas congkelan karena pelaku menggunakan tenaga untuk membuka,” ujar Dharma saat menjelaskan analisisnya.
Dugaan TKP Sudah Dipelajari Pelaku
Dharma juga menyoroti fakta bahwa pelaku diduga langsung menuju kamar korban tanpa terlihat mencari-cari ruangan lain di dalam rumah. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pelaku sudah mengetahui kondisi rumah sebelumnya.
Menurut pengalaman investigatifnya, situasi tersebut bisa mengindikasikan bahwa lokasi telah dipetakan atau dipelajari oleh pelaku sebelum aksi dilakukan.
Ia juga mempertanyakan bagaimana pelaku mengetahui jalur masuk yang tidak memiliki teralis serta arah menuju kamar korban.
“Kalau melihat cara masuknya pelaku dan langsung tertuju ke kamar korban, menurut saya terlalu cepat kalau kita mengatakan ini hanya insiden yang tidak terencana,” ujarnya.
Dharma menilai kemungkinan besar kondisi rumah korban telah diamati sebelumnya, bahkan bisa saja sudah dipelajari selama beberapa hari hingga beberapa minggu sebelum kejadian.
Penyelidikan Polisi Masih Berjalan
Hingga saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif, pelaku, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.
Penyidik juga terus mengumpulkan bukti di lokasi kejadian serta memeriksa berbagai kemungkinan untuk mengungkap secara jelas kronologi peristiwa yang menewaskan Ermanto Usman.