Ketua AWNI Sumatera Raya Dukung Kebijakan Presiden Prabowo, Apresiasi Musyawarah dengan 16 Ormas Islam

Jakarta — Ketua Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Sumatera Raya, Rizqan Al Mubarrok, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mengedepankan prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat dalam pengambilan keputusan strategis nasional.
Dukungan tersebut disampaikan menyusul langkah Presiden Prabowo yang melakukan musyawarah bersama 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam, termasuk tokoh-tokoh keagamaan dan elemen umat, sebagai bagian dari pendekatan dialogis dan inklusif dalam memimpin bangsa.
Rizqan Al Mubarrok, yang akrab disapa Barok, menilai langkah Presiden Prabowo sebagai cerminan kepemimpinan yang menghormati nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, khususnya sila keempat Pancasila: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
“Musyawarah adalah jati diri bangsa Indonesia. Apa yang dilakukan Presiden Prabowo dengan duduk bersama 16 ormas Islam adalah contoh kepemimpinan yang bijaksana, tidak otoriter, dan menghargai aspirasi umat,” ujar Barok, Selasa.

Kebijakan Negara Harus Dihormati

Barok menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi, kebijakan presiden yang lahir dari proses musyawarah dan pertimbangan berbagai pihak harus dihormati oleh seluruh elemen masyarakat, meskipun terdapat perbedaan pandangan.
Menurutnya, perbedaan pendapat adalah hal wajar, namun tidak boleh berkembang menjadi polarisasi yang merusak persatuan nasional.
“Kita boleh berbeda pandangan, tapi ketika kebijakan negara sudah diputuskan melalui mekanisme musyawarah, maka sebagai warga negara yang baik, kita wajib menghormatinya,” tegasnya.
Seruan Persatuan dan Kedewasaan Berdemokrasi
Ketua AWNI Sumatera Raya itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat ,tokoh agama, pemuda, aktivis, media, dan organisasi sipil untuk menjaga stabilitas nasional dan memperkuat persatuan di tengah dinamika politik dan sosial.
Ia menilai pendekatan dialog yang dilakukan Presiden Prabowo dapat menjadi teladan dalam menyelesaikan perbedaan secara damai, tanpa tekanan maupun pemaksaan kehendak.
“Bangsa ini besar karena musyawarah, bukan karena gaduh. Mari kita kawal kebijakan pemerintah secara kritis namun beradab, demi kepentingan rakyat dan keutuhan NKRI,” kata Barok.

AWNI Siap Kawal Kebijakan Pro-Rakyat

Sebagai organisasi wartawan, AWNI Sumatera Raya, lanjut Barok, berkomitmen untuk mengawal kebijakan pemerintah secara objektif, profesional, dan berpihak pada kepentingan rakyat, serta melawan disinformasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil dapat terus diperkuat demi mewujudkan Indonesia yang adil, damai, dan berdaulat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *