FYP NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukanlah ladang bisnis. Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, bukan proyek komersial yang bertujuan mencari keuntungan.
Integritas dan Akuntabilitas dalam MBG
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program, termasuk mitra dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk menjalankan program dengan integritas tinggi.
Ia menekankan agar tidak ada praktik mark up harga atau pengurangan bahan baku makanan demi keuntungan pribadi. Semua pihak diimbau menjaga standar gizi dan kualitas makanan sesuai pedoman resmi.
“Program MBG bukan untuk mencari keuntungan. Ini adalah wujud nyata kepedulian negara terhadap kesehatan dan gizi anak-anak kita,” tegas Nanik S. Deyang.
Transparansi dan Pengawasan Publik
BGN juga mendorong penggunaan media sosialdan publikasarian menu MBG sebagai sarana transparansi. Hal ini memungkinkan masyarakat memantau kualitas dan kandungan gizi smenu, sekaligus menjadi alat pengawasan publik terhadap jalannya program.
Dengan langkah ini, BGN memastikan MBG berjalan efektif, transparan, dan bermanfaat bagi anak-anak Indonesia, tanpa terseret kepentingan bisnis pihak manapun